Multimedia Adalah Penyedia Informasi di Komputer, Berikut Pengertian dan Jenisnya
adalah istilah yang sering kali digunakan dalam dunia informatika. Namun, penggunaannya sekarang semakin meluas situs agen judi terpercaya diadopsi oleh dunia game, hingga dunia pendidikan dan bisnis.
Multimedia adalah penggunaan untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio, dan video. Hal ini dilakukan dengan alat bantu (tool) dan tautan (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya, dan berkomunikasi.
Multimedia pada awalnya hanya situs judi online terbaik terpercaya
mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar, teks, video, animasi), indra pendengaran (suara), dan juga memiliki wujud. Tapi sekarang ini, multimedia juga mencakup kinetik (gerak) dan indra penciuman (bau).
BACA JUGA :
Server adalah Penyedia Layanan pada Komputer, Ketahui Jenis dan Fungsinya
Multimedia adalah
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, multimedia adalah penyedia informasi pada komputer yang menggunakan suara, grafika, animasi, dan teks. Untuk lebih memahami apa itu multimedia, kamu perlu mengetahui definisinya menurut para ahli:
Pengertian Multimedia Menurut Para Ahli
Menurut Rosch (1996), multimedia adalah komputer dan video, sedangkan menurut McComick(1996) multimedia adalah kombinasi dari tiga elemen: suara, gambar, dan teks.
Sementara itu, menurut Robin dan Linda (2001), multimedia adalah Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video. Terkhir, menurut Gumelar (2014), multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, animasi, suara, gambar dan video dengan tools (alat bantu) dan link sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, interaksi, berkarya dan berkomunikasi.
Perkembangan Multimedia
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penggunaan multimedia semakin meluas dalam kehidupan manusia. Hal ini ternyata juga memengaruhi bidang pendidikan dan bisnis. Di bidang pendidikan, multimedia dimanfaatkan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara mandiri atau otodidak. Di bidang bisnis, multimedia dimanfaatkan dalam media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem pembelajaran daring.
Multimedia pada awalnya hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar, teks, video, animasi), indra pendengaran (suara), dan juga memiliki wujud. Tapi sekarang ini, multimedia juga mencakup kinetik (gerak) dan indra penciuman (bau).
Dalam perkembangannya, multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsumsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik dan film 3 dimensi membangkitkan kesan realistis.
Bau mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan tekonologi reproduksi bau melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input pendeteksi bau, seorang operator dapat mengirimkan hasil digitalizing bau tersebut melalui internet. Komputer penerima harus menyediakan perangkat output berupa mesin reproduksi bau.
Mesin reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur menghasilkan keluaran berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari internet. Dengan menganalogikan dengan mesin cetak, alat ini menjadikan feromon-feromon bau sebagai pengganti tinta. Namun, keluaran bukan berupa cetakan, melainkan aroma.
Jenis Multimedia
Jenis multimedia dikelompokkan menggunakan vairabel yang cukup bervariasi.
- Berdasarkan aksesnya, multimedia dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
1. Multimedia online
2. Multimedia offline.
Perbedaannya keduanya hanya terletak pada penggunannya yang membutuhkan jaringan internet.
- Berdasarkan metode penyajiannya, multimedia dibedakan menjadi lima jenis di antaranya:
1. Multimedia berbasis kertas (buku dan majalah)
2. Multimedia berbasis cahaya (slideshow dan transparansi)
3. Multimedia berbasis suara (radio dan tape)
4. Multimedia berbasis gambar bergerak (televisi)
5. Multimedia berbasis digital (komputer dan ponsel pintar).
- Berdasarkan sifat penggunaannya, komunikasi multimedia dikelompokkan dalam tiga tipe, yaitu:
1. Multimedia interaktif. Jenis multimedia yang memungkinkan pengguna dapat mengontrol komponen-komponen di dalamnya. Tipe ini lebih mengutamakan personalisasi pemakain multimedia sesuai keinginan penggunanya.
2. Multimedia hiperaktif. Jenis komunikasi multimedia yang memanfaatkan hubungan antara setiap komponen multimedia. Sifatnya juga interaktif, sehingga pengguna dapat memilih asupan informasi sesuai selera melalui tautan yang tersedia.
3. Multimedia linier. Jenis multimedia yang bersifat tidak interaktif, artinya pengguna hanya bisa menikmati sajian informasi secara linier, tanpa memiliki kesempatan untuk mengontrolnya sendiri.

Komentar
Posting Komentar